Double Top, Emas Sentuh Rekor Tertinggi Baru

Harga emas dibuka melonjak tajam dan diperdagangkan mendekati level tertinggi September 2011 , berada pada level $1,918 tertinggi pagi ini.

Harga emas melonjak setelah permintaan safe have kembali meningkat ditengah ketegangan pasar menunggu hasil pertmeuan Senate AS yang telah dimulai sejak Jum’at (24/7) seputar stimulus ke-2 Darurat Covid19.

Merespon hal tersebut, Dolar AS dibuka anjlok sentuh level terrendah sejak September 2018 lalu, berada pada level $94.10 aat berita ini ditulis. Pada jum’at lalu, Dolar ditutup anjlok 40 poin atau 0.42% berakhir pada level 94.41, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 94.83 dan serendah 94.38.

Dalam sepakan lalu, serangkaian konflik politik AS dan Penyebaran Covid19 telah mendorong Dolar turun tajam uji level terendah 2 tahun dan Emas kembali menjadi satu-satunya safe haven yang diuntungkan.

Pada sesi perdagangan Jum’at (24/7) Harga emas dipasar spot ditutup naik sebesar $14.65 atau 0.77% berakhir pada level $1,901.50, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,906.40 dan serendah $1,881.30.

Sedangkan Emas berjangka kontrak Agustus sebagai kontrak teraktif saat ini – ditutup naik sebesar $7.50 atau 0.40% berakhir pada level $1,897.50 per troy ounce di Divisi Comex.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas akan terfokus pada data Durable Goods Order AS pada pukul 19:30 WIB.

Hingga sepekan kedepan, harga emas dan global akan terfokus pada pertemuan Fed pada Kamis dini hari pukul 01:00 WIB.

Secara Teknikal, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,924.00 – $1,899.00.

Leave a Reply