Pertama Kali, Emas Ditutup Diatas $2,000

Harga emas ditutup naik tajam pada sesi perdagangan Selasa (4/8) – untuk pertama kalinya sepanjang sejarah ditutup diatas level $2,000 per troy ounce karena tingginya permintaan safe haven ditengah masa Pandemi.

Emas juga mencatatkan trend kenaikan terpanjang – rally datri $1,466 hingga tertinggi hari ini pada $2,030.

Emas diuntungkan dari harapan Stimulus besar-besaran oleh Pemerintah AS dalam Darurat Pandemi Covid19.

Pagi ini, harga emas juga diperkuat oleh ledakan terbaru yang terjadi di Lebanon yang menewaskan 70 orang dan lebih dari 3.700 luka-luka. Spekulasi adanya pihak Ke-2 atas ledakan yang terjadi kini menimbulkan kekhawatiran tensi geopolitik di Timur Tengah.

Dipasar spot, harga emas ditutup naik sebanyak $42.50 atau 2.10% berakhir pada level $2,019.20 , setelah sempat diperdagangkan hingga $2,019.75 dan serendah $1,965.65.

Emas berjangka kontrak Desember ditutup naik $45.50 atau 1.70% berakhir pada level $2,021.00 per troy ounce di Divisi Comex.

Sementara index Dolar AS ditutup turun sebesar 24 poin atau 0.26% berakhir pada level 93.27 , setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 93.84 dan serendah 93.23.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas akan terfokus dan memantau perkembangan stimulus dan Yield Treasury AS.

Laporan ADP Employment AS juga akan menjadi fokus utama pasar disesi perdaganagan Amerika malam nanti pukul 19:15 WIB.

Stimulus yang sudah mendekati jatuh tempo hingga meluluskan stimulus putaran ke 2 emergenci covid akan mendorong safe haven emas kembali diuntungkan.

Secara teknikal, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $2,040 – $1,990.00.

Leave a Reply