Harga Emas Terjun, Dolar Menguat Bersama Imbal Hasil Obligasi AS

Harga emas terkoreksi dari level tertinggi dua setengah bulan berakhir, di bawah level $1800 di tengah lonjakan imbal hasil obligasi dan penguatan Dolar sehari setelah investor kembali pasca libur hari Buruh.

Dolar ditutup menguat sebanyak 32 poin atau 0.35% berakhir pada level 92.54, setelah Pemerintah AS menjual surat utang baru dalam minggu ini. Beberapa diantaranya termasuk $58 miliar dalam surat utang tenor tiga tahun, $38 miliar dalam surat utang tenor 10-tahun dan $24 miliar dalam obligasi tenor 30-tahun. Merespon laporan tersebut, Imbal hasil 10-tahun AS diperdagangkan pada kisaran 1,371% naik sebanyak 2,37%.

Dipasar spot, harga emas ditutup turun sebanyak $28.92 atau 1.61% berakhir pada $1,794.13 per ounce, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,827 dan serendah $1,791. Emas berjangka kontrak Desember ditutup turun sebanyak $35 atau 1.90% berakhir pada $1,795.70 per ounce di Divisi Comex.

Memasuki sesi perdagangan Rabu (8/9), pasar emas masih akan terus terfokus pada pergerakkan dolar sebagai rival utamanya karena minimnya data. Pola teknikal rebound paska pelemahan tajam yang terjadi pada perdagangan Selasa (7/9) mungkin akan terjadi dengan kenaikan harga emas yang akan terbatas pada kisaran $1,810.

Leave a Reply